frontroll Homepage

Sosok
Mengenal Erick Thohir, Pengusaha Indonesia Yang Berhasil Beli Inter Milan

Ditulis oleh : Redaksi | Jumat, 19 Juli 2013 - 10:48:28 | Dibaca: 1462 kali


FOTO : ISTIMEWA [FRONTROLL.COM]

Inter Milan dikabarkan telah resmi menjual sahamnya ke pengusaha Indonesia, Erick Thohir, sebanyak 75 persen. Seperti dilansir media Italia Gazzetta dello Sport, Jumat (9/7) pagi ini, Inter menjual saham-saham tersebut senilai 300 juta euro (Rp 3,9 triliun).Kabar Thohir ingin mengakuisisi Inter tersebut memang sudah berhembus kencang sejak awal Mei lalu. Awalnya, pemilik klub NBA Philadelphia 76ers dan klub sepak bola MLS DC United itu bernegosiasi dengan presiden klub Massimo Moratti untuk membeli 51 persen saham Inter.Namun belakangan penawaran Thohir meningkat. Lantas siapa kah erick Thohir?

Erick Thohir (lahir di Jakarta, Indonesia, 30 Mei 1970) adalah seorang pengusaha asal Indonesia dan merupakan salah satu pendiri Mahaka Media. Ia menjadi terkenal karena aktivitas bisnisnya di bidang olahraga.Meski lahir dari keluarga pengusaha, Erick Thohir tidak diperkenankan ayahnya untuk mengurus usaha keluarganya itu. Justru ia berhasil menjadi pengusaha sukses atas usahanya sendiri yang dibangun bersama beberapa kawan karibnya.

Langkah bisnis alumnus Glendale College, California, USA  dan National University, California, USA itu, terbilang ekspansif. Lewat kibaran bendera Grup Mahaka, pada 1999, membangun Radio One Jakarta. Berikutnya, November 2000, mentake-over harian Republika. Menyusul majalah Golf Digest, majalah A+, dan Radio One Bandung. Bahkan, dia juga mendirikan Alif TV. Strategi bisnisnya sangat jitu, yakni membidik pasar yang sangat segmented.

Selain fokus di dunia bisnis, dia juga aktif di bidang social melalui olah raga yang digemarinya, yakni bola basket. Hal ini ditunjukannya dengan mendirikan klub Bola Basket Mahaka Satria Muda Jakarta dan Mahaputri Jakarta. Ia bercita-cita menjadikan olah raga tak hanya sebagai hobi, melainkan pula sebagai lahan bisnis yang menguntungkan bagi atlet dan pemilik klub.

Dedekasinya pada olah raga mengantarkannya menjabat sebagai Ketua Umum Perbasi periode 2006-2010 dan Presiden SEABA selama dua kali, yaitu periode 2006-2010 dan 2010-2014. Meski iklim di Indonesia belum mendukung ke arah bisnis di bidang olah raga, tapi dia yakin bisnis di bidang tersebut akan besar dan menjanjikan seperti yang sudah tercipta di negara-negara maju. Bahkan, melalui prestasi olah raga pun dapat dijadikan semacam public relations (PR) yang efektif untuk menunjukan pada dunia bahwa kualitas SDM Indonesia tinggi dan siap bersaing dengan negara-negara maju.

Erick Thohir memang cukup memiliki ketertarikan pada bidang olahraga. Selain membeli mayoritas saham DC United, pria ini juga memiliki sejumlah klub olahraga di tanah air dan di Amerika. Hal inilah yang membuat namanya semakin dikenal di dunia internasional. Terkait dengan pembelian Inter Milan, Thohir memiliki alasan tersendiri. 

Salah satu alasan adalah hasrat besar terus berpartisipasi di dalam bisnis olahraga. "Dia memilih Inter Milan karena hasrat, sejak melalui masa-masa kecil bersama ayah dan saudara laki-lakinya menonton Serie-A di televisi. Itu terlepas dari filosofi investasi dia," ucap konsultan Thohir di Italia, Anthony Macri.

"Olahraga adalah bisnis besar di Indonesia. Saat ini dia cukup populer. Dia ingin menjadikan Inter sebagai brand global, seperti yang dilakukan Manchester United, Liverpool, hingga Real Madrid," sambungnya. Meski keinginan sudah sangat kuat, Thohir pun tak lantas ingin mengubah kultur Inter serta menyingkirkan dinasti Massimo Moratti. Beberapa kebijakan pun siap dilakukan tanpa mengubah tradisi yag sudah dibangun Inter.(*)

KOMENTAR ANDA
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login ke Facebook

  

ADS INFO

In Association With

Untuk Pemasangan Iklan Koran Frontroll dan Frontroll.com hubungi redaksi@frontroll.com atau hub:021)319 24271, 319 2473