Cara "Mengenali" Ayam Segar | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Selasa | 10 Mei 2016 16:24:35 WIB

GAYA HIDUP

Cara "Mengenali" Ayam Segar

Rachma Novianty - FRONTROLL.COM
Cara
FRONTROLL.COM,- Ayam merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Bagi Anda yang menyukai panganan berbahan ayam terkadang merasa khawatir dengan ayam yang anda santap. Maraknya kasus ayam tiren (mati kemaren) menjadi salah satu kekhawatiran yang tak bisa ditampik.  Lalu, bagaimana cara membedakan ayam segar dan ayam tiren.  Berikut Tips untuk Anda dalam memilih daging ayam yang segar. Jangan terkecoh ya!

1. Menggosok Kulit Ayam
Cara memilih daging ayam yang segar adalah dengan menggosok kulit ayam.  Anda bisa menggunakan jari Anda untuk menggosoknya. Apabila ada rasa atau penampakan seperti tepung saat digosok, maka Anda patut curiga, karena ayam itu kemungkinan telah dicuci atau dilumuri bahan kimia. Sisa yang ditinggalkan tersebut merupakan bahan kimia yang tertinggal disaat pencucian yang kurang sempurna.

2 Amati dengan Mata
Untuk mengetahui apakah daging ayam yang dibeli mengandung borak atau tidak, Anda bisa melihat dengan cara mengamati apakah ada lalat yang hinggap pada daging ayam tersebut. Jika tidak ada, Anda patut mencurigainya. Biasanya, ayam yang di hingapi lalat banyak  tidak mengandung pengawet berbahaya dan masih segar. Ini karena lalat tidak tertarik pada daging yang berpengawet.

3. Amati Bau dan warna daging
Seperti hal nya daging, ayam juga mempunyai bau khas. Tak perlu diangkat sampai pada hidung Anda, tapi cukup angkat agak mendekat maka Anda bisa mencium baunya. Bila yang dicium bau anyir maka segeralah pindah ke tempat penjual ayam  lain. Dari segi warna daging, daging ayam yang baik adalah yang berwarna putih krem sedikit kemerahan. Selain itu, perhatikan juga tekstur daging ayam ketika dipencet. Apabila kembali ke bentuk semula setelah dilepaskan, ayam tersebut sehat. Ayam juga harus memiliki karkas utuh, tidak ada bercak darah atau bagian yang memar.
BERITA LAINNYA
close