Kaum Urban mencari Jodoh di Komunitas SCC | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Senin | 19 September 2016 09:58:02 WIB

KOMUNITAS

Kaum Urban mencari Jodoh di Komunitas SCC

Bismarc Lesmana - FRONTROLL.COM
Kaum Urban mencari Jodoh di Komunitas SCC
FRONTROLL.COM,-

Hidup sukses dan berkarir di kota besar seperti Jakarta tidak menjamin seorang pekerja atau pebisnis mudah dalam menjalin hubungan khusus seperti hubungan percintaan, terlebih lagi sampai pada jenjang pernikahan. 

Itu semua dikarenakan kesibukan kaum urban tersebut terhadap karir dan pekerjaan hingga tidak sempat bersosialisasi. Jalinan komunikasi yang mempertemukan fisik sudah sangat sulit dilakukan lantaran kendala rutinitas pekerjaan yang menyita waktu.

Rasanya bukan hal yang aneh jika pada akhirnya mereka menciptakan sendiri wadah untuk saling bertemu dan menjalin hubungan. 

Mengingat sangat pentingnya untuk memiliki banyak link networking yang dimulai dari jaringan pertemanan. Selain dapat menemukan relasi bisnis hingga menciptakan hubungan percintaan.

Untuk Anda yang masih single dan ingin mencari pasangan hidup, khususnya untuk kalangan keturunan thionghoa beragama Kristen dapat bergabung dalam sebuah komunitas SCC (Single Chinese Christian). 

Memang bukan jaminan untuk mendapatkan jodoh disini, tapi paling tidak Anda akan diperkenalkan dengan banyak orang-orang sukses yang juga berstatus single. 

SCC dibentuk sejak Mei 2016 dengan latar belakang menciptakan ‘In Relationship’. Meski belum genap setahun, komunitas ini sudah mencapai 300 anggota. 

“Komunitas ini diawali dari kesamaan pengalaman kehidupan kami yang disibukkan dengan pekerjaan, hingga tak terpikir mencari jodoh,”   ujar founder SCC Sylvia Christianti, seorang wanita kelahiran Semarang, 25 Agustus 1983 yang juga masih single. 

Untuk itu, Sylvia mencoba membentuk sebuah komunitas dimana orang-orangnya sedang mencari pasangan hidup di lingkungan sendiri. 

“Komunitas ini juga dimaksudkan agar anggota yang mencari jodoh juga bisa mendapatkan pasangan yang seagama dan satu cultur”, tambah Sylvia yang dijumpai dalam acara Chill and Lunch, Sabtu (3/9/2016) di Luna Negra, Jakarta Pusat.

Bermula dari aplikasi Meet Up, dibentuk sebuah grup Whatsapp. Dari dunia maya, perkenalan berlanjut ke dunia nyata. Bahkan, dari komunitas itu sudah ada satu pasangan yang berhasil tunangan dan 13 pasang sedang menjalin hubungan asmara.

Anggota SCC terdiri profesional muda,  pemilik bisnis atau pemimpin sebuah perusahaan. Meski begitu, SCC juga menerima pribadi dari berbagai kalangan dengan usia mulai dari 27 hingga maksimal 45 tahun baik lajang maupun duda/janda. Dengan variasi  latar belakang pekerjaan, mulai dari bidang Property, EO, Pendidikan dan banyak lagi.

Selain meet up gathering yang sudah dilakukan sampai meet up ke 6, SCC juga memiliki kegiatan networking bisnis, sosial, kegiatan olahraga, travelling hingga konsultasi soal jodoh (fellowship). Mereka juga menggelar kegiatan sosial dengan lembaga lain, seperti 

pemberian bantuan kepada masyarakat tidak mampu. Salah satunya yang akan diadakan pada tanggal 24 September 2016 SCC bekerja sama dengan Yayasan Peduli Bangsa akan ada pengobatan gratis untuk 1.200 pasien, terdiri dari 600 pasien umum, 300 pasien anak dan 300 pasien gigi.

Cynthia dan Baldwin yang merupakan salah satu anggota SCC dari pihak pria dan wanita mengungkapkan bahwa banyak manfaat bergabung dalam komunitas ini. Tak hanya mencari jodoh, mereka pun memanfaatkannya untuk membuka jaringan bisnis dari para anggota. Bahkan, untuk mengungkapkan kesenangannya, Baldwin juga membentuk sebuah komunitas lain, Jakarta Young SCC dengan usia lebih muda dari SCC dan tujuannya hanya sekdar mencari gebetan atau pacar. 

"Soal berjodoh itu tergantung pribadinya masing-masing. Yang penting dapat teman baru yang backgroundnya sama," ujar Cynthia. 

Sylvia menyebutkan komunitas SCC ini adalah sebagai wadah dari para eksekutif muda Jakarta yang sibuk namun tetap berkeinginan untuk bersosialisasi secara maksimal.

Ia sangat berharap untuk satu tahun ke depan, anggota SCC ditargetkan naik 50%. Bahkan, Sylvia juga berencana untuk membentuk SCC yang berada di Bandung setelah melihat kesuksesan komunitas ini di Jakarta.


BERITA LAINNYA
close