Wisata Paus Jadi Andalan NTB | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Jumat | 12 Mei 2017 16:22:42 WIB

PARIWISATA

Wisata Paus Jadi Andalan NTB

Redaksi - FRONTROLL.COM
 Wisata Paus Jadi Andalan NTB
FRONTROLL.COM,- The Nature Conservancy (TNC) atau Taman Nasional Perairan (TNP) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengembangkan wisata paus di Laut Sawu.

"Selama ini Laut Sawu menjadi tempat atraksi wisata paus yang menjanjikan di masa depan, namun wisata paus belum banyak dikembangkan di perairan Indonesia," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Marius Ardu Jelamu di Kupang, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, pengembangan wisata paus dilakukan di Laut Sawu dengan fokus ke tiga kawasan yaitu Solor-Lewotobi di Kabupaten Florest Timur, Ile Ape-Lamalera di Kabupaten Lembata dan Paket Alor-Pantar di Kabupaten Alor.

Selain menawarkan pengamatan paus secara langsung, wisata itu juga rencananya akan dikombinasikan dengan budaya, aspek kelautan, reliji dan wisata alam.

"Pemerintah provinsi NTT menyambut baik inisiatif pengembangan wisata ini karena diharapkan mampu mendongkrak pendapatan masyarakat dan pemerintah daerah," katanya.

Ia mengatakan, Laut Sawu merupakan koridor migrasi bagi paus dan lumba-lumba. Hal ini berdasarkan hasil survei REA (Rapid Ecological Assessment) yang dilakukan TNC beberapa tahun terakhir mengidentifikasi sedikitnya 10 mamalia laut termasuk 14 spesies paus, tujuh spesies lumba-lumba dan satu spesies duyung.

"Wisata paus dan lumba-lumba merupakan industri wisata maritim yang sedang berkembang pesat dan telah dikembangkan di 90 negara," katanya.

Secara global, wisata itu berhasil menangguk keuntungan hingga Rp1,4 triliun. Di Indonesia, aktivitas itu relatif baru meskipun sebenarnya bisa dikembangkan di wilayah-wilayah seperti Sunda Kecil, Laut Banda dan Raja Ampat.

"Di Laut Sawu, paus berkembang biak sehingga cocok dikembangkan jadi wisata menonton paus," katanya.
BERITA LAINNYA
close