Diberitakan Media Asing, Kampung Pelangi Jadi Dikenal Dunia | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Rabu | 17 Mei 2017 11:40:21 WIB

PARIWISATA

Diberitakan Media Asing, Kampung Pelangi Jadi Dikenal Dunia

Rusdi Afrizal - FRONTROLL.COM
Diberitakan Media Asing, Kampung Pelangi Jadi Dikenal Dunia
FRONTROLL.COM,-

Sebelum dirubah dengan warna-warni yang ciamik saat dilihat, Kampung Wonosari di Semarang ini begitu terlihat Kumuh, dekil dan jorok. Namun tiga sebutan itu sudah tidak lagi pantas diberikan untuk kampung tersebut, karena kampung itu telah disulap menjadi Sebuah pemukiman yang kini disebut Kampung Pelangi ini dan bahkan menjadi sorotan dunia karena keindahannya.

Dulu Kampung Pelangi hanyalah sebuah kampung yang sangat kumuh dipinggir kali. Hingga akhirnya seorang kepala sekolah, Slamet Widodo berinisiatif mengubah kampung tersebut menjadi lebih berwarna.

Disebut Kampung Pelangi lantaran bangunan di kampung tersebut berwarna-warni. Sebanyak 232 rumah dicat dan diwarnai dengan seni mural. Bahkan Walikota Semarang, Hendrar Priyadi ikut turun mengecat rumah-rumah warga.

Apa yang dilakan oleh Slamet Widodo berbuah manis. Kini kampung tersebut telah menjadi objek wisata yang sangat hits. Saking hitsnya, kampung ini telah diliput oleh delapan media luar negeri seperti Buzzfeed, Vogue, Good.is, Lonely Planet, Coconuts, BoredPanda dan Nextshark.

"Kampung Pelangi Indonesia, tempat para unicorn Asia lahir," tulis judul pada media Nextshark.

 



Tagar #kampungpelangi mulai membanjiri media sosial seperti instagram dan twitter. Berbagai foto dan video diunggah oleh para kawula muda yang berfoto disana.

Dana yang digelontorkan untuk menyulap kampung ini pun terbilang memakan anggaran yang tak besar. Pemerintah daerah hanya mengggelontorkan dana sebesar 300 juga dan bantuan dari Asosiasi Pembangunan Indonesia. Pengecatan ini selesai pada bulan lalu.

Sebenarnya kampung dengan warna-warni seperti ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya ada Kampung Judipan di Malang dan Kampung Code di Yogyakarta.

Bangunan yang dibangun di bantaran kali memang sangat identik dengan kesan kumuh dan jorok. Dengan transformasi menakjubkan tersebut, bukan hanya pengunjung yang puas melihat keindahan itu, namun juga warganya yang bisa mengumpulkan pundi-pundi uang.

BERITA LAINNYA
  • Google Gandeng Xiaomi Hadirkan Android One

    TEKNOLOGI | 23 Agustus 2017 09:09 WIBGoogle memperkenalkan perangkat Android One pada tahun 2014, sejumlah ponsel yang ditargetkan di pasar negara berkembang ini memang sengaja diproduksi untuk menghadirkan pengalaman Android serta
  • Buah Kiwi Bisa Dimakan Bersama Kulitnya Untuk Kesehatan

    GAYA HIDUP | 23 Agustus 2017 08:52 WIBPresenter ABC Radio Adelaide di Australia, Ali Clarke, membuat rekan kerjanya keheranan saat dia memakan buah kiwi dengan kulitnya yang belum dikupas. Selama ini, orang biasanya memakan isi buah kiwi
close