Bantahan Najwa Shihab Terkait Isu Jabatan Mensos | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Sabtu | 12 Agustus 2017 09:08:50 WIB

NASIONAL

Bantahan Najwa Shihab Terkait Isu Jabatan Mensos

Wenny KT - FRONTROLL.COM
Bantahan Najwa Shihab Terkait Isu Jabatan Mensos
FRONTROLL.COM,- Jakarta - Najwa Shihab diberitakan sebuah surat kabar harian bakal menggantikan posisi Khofifah Indar Parawansa sebagai Menteri Sosial. Najwa Shihab terkejut ketika mengetahui informasi tersebut. "Perlu saya tegaskan, mereka tidak mewawancarai saya untuk minta konfirmasi. Dalam berita itu tidak ada tanda tanya, seakan-akan saya sudah pasti jadi menteri," kata Najwa Shihab melalui sambungan telepon, Jumat 11 Agustus 2017

Ihwal Najwa Shihab yang kerap datang ke Istana Negara, Najwa mengatakan aktivitasnya itu tidak berkaitan dengan isu reshuffle kabinet yang hangat diperbincangkan. Najwa Shihab menjelaskan, kedatangannya ke Istana Negara akhir-akhir ini berkaitan dengan sejumlah program literasi dan Najwa Shihab menjadi Duta Baca sejak 2016

Belakangan saya memang sering ke Istana untuk mempersiapkan beberapa program literasi untuk menyambut perayaan kemerdekaan RI," kata Najwa Shihab. "Kegiatan liberasi ini juga menjadi perhatian Presiden. Pada 17 Agustus nanti, saya ingin Pak Jokowi ikut memanfaatkan Hari Kirim Buku Gratis dengan mengirim buku melalui kantor pos."

Najwa Shihab mengatakan, di Istana Negera dia bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Teten Masduki dan staf kepresidenan lainnya. "Saya hanya provokator untuk baca yang kerjanya menyebarkan virus baca ke mana - mana," kata Najwa Shihab yang mengaku sedih karena Indonesia berada di urutan 60 dari 61 negara yang penduduknya malas membaca. Adapun di Amerika misalnya, minat baca mencapai 25-27 buku per tahun per orang, dan Jepang 15- 18 buku, sedangkan Indonesia hanya 0,01 per tahun.

Untuk mengatasi masalah itu, Najwa Shihab sudah bertemu Presiden Jokowi untuk menetapkan tanggal 17 setiap bulan sebagai hari kirim buku gratis ke daerah manapun melalui PT Pos Indonesia. "Kami berharap pencanangannya Pak Jokowi bisa mengirimkan buku ke daerah, sehingga menjadi virus bagi orang lain," ujarnya.

Sumber : tempo.co
BERITA LAINNYA
close