Inilah Bahayanya Kebanyakan Tidur di Akhir Pekan | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Sabtu | 12 Agustus 2017 | 00:00 WIB

GAYA HIDUP

Inilah Bahayanya Kebanyakan Tidur di Akhir Pekan

Rusdi Afrizal - FRONTROLL.COM
Inilah Bahayanya Kebanyakan Tidur di Akhir Pekan
FRONTROLL.COM,- Padatnya waktu bekerja bahkan melebihi ‘batas’ membuat waktu untuk istirahat menjadi berkurang. Kerja lembur dari tengah malam sampai pagi hari, akan menimbukan masalah yaitu kurangnya waktu tidur.

Sehingga tidak jarang banyak yang “balas dendam” di hari libur akhir pekan dengan cara tidur lebih lama. Padahal kegiatan tidur lama tersebut merupakan cara yang salah.

Sebagai bukti, dari riset yang dilakukan di University of Arizona, kebiasaan “balas dendam” dengan tidur di akhir pekan, dalam artian Anda tidur lebih malam dan bangun lebih siang pada akhir pekan, akan berdampak pada kesehatan.

Kebiasaan lebih malam ini justru mengakibatkan tubuh Anda bertambah capek di hari kerja sehabis libur akhir pekan. “Nah efek tubuh kecapean gara-gara kebanyakan tidur di akhir pekan disebut social jet lag,” jelas Till Roenneberg, PhD.

Menurut ketua penelitian, Sierra Forbush, timnya telah meneliti 948 responden di Pennsylvania, Amerika Serikat. Mayoritas, responden tersebut mempunyai kultur bekerja dari Senin sampai Jumat, lalu bayar kurang tidurnya di akhir pekan.

Responden yang mempunyai pola hidup seperti itu, kesehatannya akan menurun, keletihan tidur yang akut serta emosional labil. “85 % responden yang bangun tidur lebih siang di akhir pekan akan memperlihatkan emosional yang labil serta kelelahan kronis,” ucapnya.

Parahnya, dari penelitian tersebut terungkap bahwa responden yang mempunyai social jet lag akan menderita penyakit jantung 11 % lebih tinggi.

Dari analisis tersebut, Forbush menyarankan, meski libur akhir pekan namun pola tidur tetap teratur atau seperti biasanya/normal. Hal itu untuk menjaga kesehatan tubuh.
BERITA LAINNYA
  • Skytrain Solusi Macet Bandara Soetta

    MEGAPOLITAN | 26 September 2017 17:03 WIBKini para pelancong akan kian dimudahkan dengan keberadaan Skytrain yang menghubungkan ketiga terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Layanan transportasi skytrain pertama di Indonesia
  • Lawan Dortmund, Toni Kroos Masuk Skuad Inti Real Madrid

    OLAHRAGA | 26 September 2017 16:54 WIBGelanda asal Jerman, Toni Kroos telah kembali masuk skuad inti Real Madrid setelah sembuh dari cedera rusuk. Kross mengalami cedera saat timnya menang melawan Alaves dengan skor 2-1 dan saat ini
  • Kisah Anak Tukang Las yang Sekolah di China

    SOSOK / TOKOH | 26 September 2017 16:10 WIBRama Aldi Sanjaya merupakan seorang mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya yang mengikuti program student mobility di Nantong Vocational University. Rama menceritakan seputar ayahnya