Pahlawan Penyelamat Seorang Balita Ini Ditemukan Tewas Bersama Rekannya | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Minggu | 13 Agustus 2017 | 00:00 WIB

INTERNASIONAL

Pahlawan Penyelamat Seorang Balita Ini Ditemukan Tewas Bersama Rekannya

Wenny KT - FRONTROLL.COM
Pahlawan Penyelamat Seorang Balita Ini Ditemukan Tewas Bersama Rekannya
FRONTROLL.COM,- Regu penolong sukarelawan dari White Helmets yang berhasil menyelamatkan seorang bayi perempuan dari puing-puing serangan udara dalam siaran tersebut yang membuat pembaca berita BBC menangis karena terharu adalah salah satu di antara tujuh relawan yang telah ditembak mati di Suriah.

Abu Kifah menjadi berita utama pada bulan Oktober setelah sebuah video memperlihat bagaimana dia menyelamatkan Wahida Ma'artouk sambil terisak-isak ketika berhasil menyelammatkan balita itu disiarkan bulan yang lalu di televisi.

Momen yang begitu mengharukan sehingga wartawan Kate Silverton tidak bisa mengendalikan dengan emosi sehingga ikut menanggis dalam siaran langsung proses penyelematan oleh sukarelawan penyelamat white helmets.

Matiah Jallal, adalah teman dekat dan kolega dari Abu Kifah, mengatakan kepada MailOnline: 'Sulit bagi saya untuk menggambarkan apa yang saya rasakan sekarang. Seluruh kota berkabung untuk Abu Kifah dan rekan-rekannya. '

Pembunuhannya begitu tragis karena istrinya baru saja  dikarunia seorang anak satu tahun yang lalu. Pada saat menyelamatkan Wahida Maatouk, dia memberi tahu MailOnline betapa dia mendambahkan seorang anak.

Istrinya diketahui dalam keadaan shock bersama dengan keluarga serta saudara dari pihak suaminya.

Khaled Khatib, seorang petugas media dengan white helmets yang telah mengenal Abu Kifah sebelum pembunuhannya, mengkonfirmasikan kematian tersebut kepada MailOnline dan mengatakan: "Abu Kifah adalah penjahit sebelum revolusi dimulai pada tahun 2011 dan bergabung dengan white helmets karena serangan yang terus-menerus dan brutal terhadap warga sipil. '

White helmets, yang juga dikenal sebagai Pertahanan Sipil Suriah, memastikan tujuh dari sukarelawannya terbunuh oleh orang-orang bersenjata tak dikenal yang menyerang kantor mereka di Sarmin dini hari tadi.

Mayat para korban dimakamkan di sebuah prosesi upacara pemakaman di Sarmin. Yang dihadiri oleh pelayat yang ikut menangis dalam prosesi pemakaman tersebut.

Belum ada pihak yang mengakui bertanggung jawab atas serangan yang jarang terjadi namun terjadi di tengah ketegangan di daerah tersebut.

sumber :dailymail.co.uk
BERITA LAINNYA
  • Skytrain Solusi Macet Bandara Soetta

    MEGAPOLITAN | 26 September 2017 17:03 WIBKini para pelancong akan kian dimudahkan dengan keberadaan Skytrain yang menghubungkan ketiga terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Layanan transportasi skytrain pertama di Indonesia
  • Lawan Dortmund, Toni Kroos Masuk Skuad Inti Real Madrid

    OLAHRAGA | 26 September 2017 16:54 WIBGelanda asal Jerman, Toni Kroos telah kembali masuk skuad inti Real Madrid setelah sembuh dari cedera rusuk. Kross mengalami cedera saat timnya menang melawan Alaves dengan skor 2-1 dan saat ini
  • Kisah Anak Tukang Las yang Sekolah di China

    SOSOK / TOKOH | 26 September 2017 16:10 WIBRama Aldi Sanjaya merupakan seorang mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya yang mengikuti program student mobility di Nantong Vocational University. Rama menceritakan seputar ayahnya