Bangkitkan Pekembangan Ekonomi di Bidang Industri, Indonesia dan Singapura jalin Kerja Sama | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Jumat | 08 September 2017 | 09:51 WIB

EKONOMI

Bangkitkan Pekembangan Ekonomi di Bidang Industri, Indonesia dan Singapura jalin Kerja Sama

Rusdi Afrizal - FRONTROLL.COM
Bangkitkan Pekembangan Ekonomi di Bidang Industri, Indonesia dan Singapura jalin Kerja Sama
FRONTROLL.COM,- Salah satu hasil dari kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Singapura adalah mendorong pengembangan ekonomi berbasis Industri 4.0.

Untuk itu, diteken kesepakatan dua universitas terkemuka dibidang teknologi yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Singapore University of Technology and Design (SUTD) bersama Yayasan Upaya Indonesia Damai (IUD).

Nota kesepahaman (Mou) antara ketiga lembaga tersebut ditandatangani oleh Rektor ITB Kadarsah Suryadi, Presiden Yayasan Upaya Indonesia Damai (UID) Mari Elka Pangestu dan Pimpinan SUTD Lee Tzu Yang, yang disaksikan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Shien Loong, di Singapura, Kamis (7/9/2017).

(Baca: Indonesia dan Singapura Rundingkan Kesepakatan Investasi)

Kemitraan tersebut diharapkan memberi kontribusi positif terhadap implementasi konsep Industri 4.0 yang tengah dikembangkan Pemerintah Indonesia.

Pemerintah Indonesia sendiri sedang berupaya memacu pertumbuhan industri manufaktur nasional, memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) dibidang inovasi dan kewirausahaan, serta akses mereka ke dunia usaha.

Nota kesepahaman dalam rangka peringatan 50 Tahun Hubungan Indonesia-Singapura itu meliputi enam bidang utama.

Antara lain, tentang pertukaran pendidikan dan penelitian antara SUTD dan ITB. Kemudian pertukaran dosen,peneliti dan post doc fellows untuk tujuan kerja sama, pengajaran dan penelitian.

Kemudian, program pascasarjana antara SUTD dan ITB. Kedua perguruan tinggi akan mengkaji kesempatan untuk menjalankan program gelar ganda (double degree) tingkat PhD.

Kemudian yayasan Upaya Indonesia Damai (UID) akan memfasilitasi kegiatan magang untuk mahasiswa SUTD tingkat sarjana.

Serta, berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kewirausahaan melalui beragam aktivitas, rencana pembangunan entrepreneurship centres dan technoparks (termasuk rencana pembangunan technopark di Jakarta, Kura Kura Bali dan kota lainnya

Terakhir, kegiatan bersama seperti penelitian dan kolaborasi akademis, seminar, lokakarya, publikasi atau prakarsa dan program lainnya.

Seperti diketahui, program aksi nasional Industri 4.0 telah mengidentifikasi berbagai bidang prioritas antara lain infrastruktur industri, kolaborasi penelitian, fasilitasi UKM dan penciptaan lapangan pekerjaan baru, maupun peningkatan ketrampilan tenaga kerja.

Rektor ITB Kadarsyah Suryadi mengatakan, dalam sektor prioritas itu juga termasuk smart manufacturing, piranti lunak industri, manufaktur yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi atau inovasi, dan jenis jasa-jasa baru seperti desain.

"Semua sektor ini juga menjadi prioritas ITB, sehingga kami berharap banyak hal positif dari kolaborasi dengan pendekatan multi disiplin yang diterapkan oleh SUTD. Apalagi kurikulum STUD diciptakan dengan kerja sama dengan Massuchusetts Institute of Technology (MIT)," kata dia.

Presiden Yayasan UID Mari Elka Pangestu menambahkan, di masa depan kewirausahaan (entrepreneurship) dan inovasi harus menjadi prioritas dalam pengembangan ekonomi, termasuk untuk UKM.

Teknologi dan inovasi adalah jawaban agar pengembangan sektor ekonomi menjadi lebih inklusif atau terbuka bagi masyarakat luas.

"Kami berharap bahwa kerjasama UID dengan ITB dan SUTD bisa menjadi percontohan untuk mencapai tujuan tersebut." kata Mari.

Sementara itu Presiden SUTD Thomas Magnanti mengatakan kemitraan yang akan dilakukan akan membangun berbagai program yang sudah dan sedang dikembangkan oleh SUTD berkolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk MIT.

"Apalagi kita bisa banyak belajar dari ekosistem kewirausahaan (entrepreneurship ecosystem) MIT maupun pengalaman Singapura," katanya sebagaimana dikutip tribunnews.
BERITA LAINNYA
  • Lakukan Hal Ini Supaya Tidak Terlihat Tua

    GAYA HIDUP | 26 September 2017 15:24 WIBMenjadi tua adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Namun terlihat lebih tua dibanding teman-teman sebaya adalah sesuatu yang berbeda. Dan hal itu ternyata bisa kita hindari dan
  • Inilah yang Harus Disiapkan Saat Ingin Tatto

    GAYA HIDUP | 26 September 2017 14:39 WIBBuat sebagian orang, tato adalah hal yang nggak menyenangkan. Tapi buat sebagian lainnya, tato patut dipertimbangkan, karena 'butuh nyali' untuk melakukannya. Kalau kamu termasuk orang
  • 7 Kuliner Indonesia yang Penuh Nilai Filosofi

    GAYA HIDUP | 26 September 2017 14:30 WIBIndonesia, merupakan negara yang luas dan kental akan keanekaragaman budayanya. Terbentang dari Sabang hingga Merauke dan terbagi menjadi 34 provinsi yang tentu saja setiap daerah memiliki makanan
  • Dibalik Pernyataan Pembelian 5 ribu Senjata Panglima TNI

    NASIONAL | 26 September 2017 13:46 WIBRekaman pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di sela-sela acara silaturahmi dengan para mantan petinggi TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jumat, 22 September 2017, bocor ke publik. Kata