Pulau Batam Diusulkan Jadi Pusat Ekonomi Digital | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Jumat | 08 September 2017 | 17:49 WIB

EKONOMI

Pulau Batam Diusulkan Jadi Pusat Ekonomi Digital

Redy Budiman - FRONTROLL.COM
Pulau Batam Diusulkan Jadi Pusat Ekonomi Digital
FRONTROLL.COM,- Indonesia mengusulkan Pulau Batam, Kepulauan Riau, menjadi pusat pengembangan ekonomi digital dalam kerangka kerja sama bilateral dengan Singapura. Presiden Joko Widodo mengemukakan hal itu dalam konferensi pers bersama PM Singapura Lee Hsien Loong di Istana Kepresidenan Singapura, kemarin.

“Kerja sama ekonomi digital bukan opsi, melainkan keniscayaan. Ini prioritas Indonesia dan Singapura. Dengan menggabungkan potensi investasi, teknologi, talenta, dan pasar yang besar, kerja sama ekonomi digital membawa ekonomi Indonesia dan Singapura melompat maju,” kata Jokowi.

Selain pengembangan ekonomi digital, dalam pertemuan itu kedua kepala pemerintahan membahas juga investasi dan pendidikan, pariwisata, serta energi.

Jokowi mengakui Batam ideal untuk mengembangkan kerja sama seperti digital park cluster di Nongsa, pembangunan start-up incubator, dan program pelatihan untuk pekerja IT ataupun dosen.

“Dari 13 perusahaan terbesar di dunia saat ini, delapan di antaranya perusahaan teknologi. Ini menjadi peluang dalam revolusi digital. Kini, Indonesia tengah menikmati berkembangnya industri e-commerce dan digital start-up dengan nilai sekitar US$1 miliar. Perusahaan-perusahaan seperti itu akan terus bermunculan mengingat besarnya pasar domestik kita. Oleh karena itu, kita perlu menata kembali hubungan untuk merespons hal itu,” ujar Jokowi.

Menurut Presiden, Batam yang dekat ke Singapura harus menjadi penyedia dan pelayan produk digital ke ‘Negeri Singa’. Ke depan, Batam diharapkan jadi jembatan digital yang menghubungkan Singapura ke komunitas digital di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali.

Lee Hsien Loong menambahkan pada 2016 negaranya merupakan investor terbesar di Indonesia dengan nilai US$9,2 miliar. “Kami ingin kerja sama kedua negara semakin kuat termasuk di sektor ekonomi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional.”

Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan kenegaraan ke Singapura pada 6-7 September antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratik-no, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Menkominfo Rudiantara.

sumber : Media Indonesia
BERITA LAINNYA
  • Lakukan Hal Ini Supaya Tidak Terlihat Tua

    GAYA HIDUP | 26 September 2017 15:24 WIBMenjadi tua adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Namun terlihat lebih tua dibanding teman-teman sebaya adalah sesuatu yang berbeda. Dan hal itu ternyata bisa kita hindari dan
  • Inilah yang Harus Disiapkan Saat Ingin Tatto

    GAYA HIDUP | 26 September 2017 14:39 WIBBuat sebagian orang, tato adalah hal yang nggak menyenangkan. Tapi buat sebagian lainnya, tato patut dipertimbangkan, karena 'butuh nyali' untuk melakukannya. Kalau kamu termasuk orang
  • 7 Kuliner Indonesia yang Penuh Nilai Filosofi

    GAYA HIDUP | 26 September 2017 14:30 WIBIndonesia, merupakan negara yang luas dan kental akan keanekaragaman budayanya. Terbentang dari Sabang hingga Merauke dan terbagi menjadi 34 provinsi yang tentu saja setiap daerah memiliki makanan
  • Dibalik Pernyataan Pembelian 5 ribu Senjata Panglima TNI

    NASIONAL | 26 September 2017 13:46 WIBRekaman pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di sela-sela acara silaturahmi dengan para mantan petinggi TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jumat, 22 September 2017, bocor ke publik. Kata