Tilang CCTV Tunggu Kesiapan Pemda Setempat | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Rabu | 13 September 2017 | 14:41 WIB

MEGAPOLITAN

Tilang CCTV Tunggu Kesiapan Pemda Setempat

Redaksi - FRONTROLL.COM
Tilang CCTV Tunggu Kesiapan Pemda Setempat
FRONTROLL.COM,- Penerapan penindakan atau tilang melalui kamera closed circuit television (CCTV) dianggap efektif sebagian masyarakat. Namun, penerapan tersebut butuh dukungan dari pemerintah daerah setempat.

Hal tersebut, dipaparkan Kasat Lantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Hasby Rastama, Rabu (13/9). Menurutnya, penerapan sistem tersebut juga memerlukan dukungan Dinas Perhubungan daerah setempat.

"Karena CCTV yang ada sekarang (di jalanan) juga dikelola Dinas Perhubungan. Kita terintegrasi bareng-bareng ke sana," katanya mencontohkan pengelolaan serupa di luar negeri, seluruhnya oleh pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, saat ini di jalan protokol Tegar Beriman baru terpasang enam CCTV, sementara di jalur rawan kecelakaan dan potensi kemacetan di Puncak baru terpasang 12 CCTV. Tentunya, jumlah tersebut sangat kurang dari ideal.

Jumlah personel Satlantas Polres Bogor juga jauh dari ideal, 200 petugas lalu lintas harus mengawasi sekitar 300 lebih titik jaringan jalan di pusat-pusat kepadatan lalu lintas di Kabupaten Bogor.

Minimnya pengawasan melalui CCTV memaksa polisi berpatroli di jalan. Permasalahan timbul ketika petugas polisi berpindah jaga, lalu perlintasan jalan yang ditinggal tersebut kembali semerawut.

“Sebetulnya, polisi sangat terbantu sekali dengan adanya CCTV. Bukan hanya terkait pelanggaran pengendara, tetapi fungsi CCTV juga bisa untuk mengawasi terjadinya kecelakaan atau kejahatan di jalan,” paparnya.

Hasby pun mendorong pemerintah daerah Kabupaten Bogor membuat ruang kontrol sistem lalu lintas yang terkoneksi dengan CCTV. Ruang kontrol tersebut juga bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk polisi yang notabene mengatur lalu lintas, tetapi bisa digunakan instansi lain.

Warga Tamansari, Ramdan (35) mendukung dengan penerapan sistem tilang hasil pantauan CCTV. Saat ini, kata dia, lalu lintas di Bogor sudah semakin semerawut. Penyebab utamanya adalah ketidaktertiban pengendara.

“Menurut saya, perilaku pengendara dalam lalu lintas di Bogor ini semakin tak terkendali. Berhenti seenaknya lalu menerobos lampu merah. Bahayanya bukan buat diri sendiri, juga orang lain,” tambahnya.
BERITA LAINNYA
  • Skytrain Solusi Macet Bandara Soetta

    MEGAPOLITAN | 26 September 2017 17:03 WIBKini para pelancong akan kian dimudahkan dengan keberadaan Skytrain yang menghubungkan ketiga terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Layanan transportasi skytrain pertama di Indonesia
  • Lawan Dortmund, Toni Kroos Masuk Skuad Inti Real Madrid

    OLAHRAGA | 26 September 2017 16:54 WIBGelanda asal Jerman, Toni Kroos telah kembali masuk skuad inti Real Madrid setelah sembuh dari cedera rusuk. Kross mengalami cedera saat timnya menang melawan Alaves dengan skor 2-1 dan saat ini
  • Kisah Anak Tukang Las yang Sekolah di China

    SOSOK / TOKOH | 26 September 2017 16:10 WIBRama Aldi Sanjaya merupakan seorang mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya yang mengikuti program student mobility di Nantong Vocational University. Rama menceritakan seputar ayahnya