KPK Tolak Permintaan DPR untuk Tunda Pemeriksaan Setya Novanto | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Kamis | 14 September 2017 | 09:02 WIB

NASIONAL

KPK Tolak Permintaan DPR untuk Tunda Pemeriksaan Setya Novanto

Redy Budiman - FRONTROLL.COM
KPK Tolak Permintaan DPR untuk Tunda Pemeriksaan Setya Novanto
FRONTROLL.COM,- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memastikan lembaganya tidak akan memenuhi permintaan Dewan Perwakilan Rakyat untuk menghentikan sementara proses penyidikan Setya Novanto.

Saut mengatakan penyidikan bisa dihentikan ketika sudah ada keputusan praperadilan yang memenangkan gugatan Setya. "Enggak bisalah (dihentikan). Forumnya kan ada praperadilan dan sudah ada KUHAP yang mengatur," ucapnya, Selasa malam, 12 September 2017.

Menurut Saut, sudah seharusnya masalah hukum diselesaikan dengan hukum, tidak bisa dicampuri dengan urusan politik. "Betul, akan ada irisan politik pada hukum. Tapi jembatannya manajemen, bukan pada kasus," ujarnya.

Baca Juga : Papa Cepat Sembuh Muncul Petisi Online Untuk Setya Novanto

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menuturkan tidak ada aturan yang mengharuskan KPK menghentikan sementara atau menunda penyidikan kasus kartu tanpa penduduk elektronik atau e-KTP yang sedang berjalan. Ia juga memastikan KPK tetap bakal mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara ini. "Untuk tersangka SN pun, kami berencana memanggilnya kembali setelah tidak hadir kemarin," katanya.

Pada Selasa kemarin, DPR meminta KPK menunda pemeriksaan Setya sebagai tersangka kasus e-KTP sebelum praperadilan selesai. Permintaan ini termuat dalam surat yang diantarkan Kepala Biro Kesekjenan DPR Hani Tahapsari ke KPK.

Dalam surat itu, Setya meminta KPK memberi pertimbangan yang sama saat mengusut Komisaris Jenderal Budi Gunawan—sekarang Kepala Badan Narkotika Nasional—pada 2015. "Saat itu, semua pihak, termasuk KPK, mau menahan diri menunggu putusan praperadilan sebagai bentuk menghormati proses hukum agar tidak ada dirugikan," ujar Hani.

Proses persidangan praperadilan Setya Novanto telah dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Setya menggugat KPK atas penetapannya sebagai tersangka kasus e-KTP. Namun sidang perdana yang mestinya dilakukan Selasa kemarin batal dilaksanakan karena KPK meminta penundaan.

sumber : tempo
BERITA LAINNYA
  • Skytrain Solusi Macet Bandara Soetta

    MEGAPOLITAN | 26 September 2017 17:03 WIBKini para pelancong akan kian dimudahkan dengan keberadaan Skytrain yang menghubungkan ketiga terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Layanan transportasi skytrain pertama di Indonesia
  • Lawan Dortmund, Toni Kroos Masuk Skuad Inti Real Madrid

    OLAHRAGA | 26 September 2017 16:54 WIBGelanda asal Jerman, Toni Kroos telah kembali masuk skuad inti Real Madrid setelah sembuh dari cedera rusuk. Kross mengalami cedera saat timnya menang melawan Alaves dengan skor 2-1 dan saat ini
  • Kisah Anak Tukang Las yang Sekolah di China

    SOSOK / TOKOH | 26 September 2017 16:10 WIBRama Aldi Sanjaya merupakan seorang mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya yang mengikuti program student mobility di Nantong Vocational University. Rama menceritakan seputar ayahnya