Begini Cara Dishub DKI Derek Mobil yang Parkir Liar di Perumahan | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Kamis | 14 September 2017 | 17:08 WIB

MEGAPOLITAN

Begini Cara Dishub DKI Derek Mobil yang Parkir Liar di Perumahan

Redy Budiman - FRONTROLL.COM
Begini Cara Dishub DKI Derek Mobil yang Parkir Liar di Perumahan
FRONTROLL.COM,- Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan akan terus menderek mobil yang parkir liar, termasuk kendaraan yang parkir sembarangan di perumahan. Andri membantah bahwa penderekan tersebut dilakukan tanpa sosialisasi karena dalam undang-undang sudah dijelaskan bahwa pemilik kendaraan harus memiliki garasi penyimpanan mobil.

Adapun aturan tersebut tercantum dalam Pasal 140 Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014. Dalam beleid itu disebutkan semua orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki garasi. "Sebenarnya penindakan yang kami lakukan ini merupakan suatu sosialisasi juga," ujar Andri, Selasa, 12 September 2017.

Meski begitu, Andri menyebutkan ada perbedaan penindakan parkir liar di permukiman, jalan raya, dan toko-toko. Khusus di perumahan, Andri mengatakan Dinas Pehubungan akan berkoordinasi dengan RT/RW setempat. Dinas Perhubungan menindak berdasarkan aduan yang muncul di Qlue. Hal yang pertama dilakukan adalah memberikan imbauan.

Khusus parkir liar di permukiman, penindakan dilakukan apabila ada pengaduan. Jika ada pengaduan, Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan RT/RW setempat. Berdasarkan laporan dan koordinasi dengan RT/RW, dinas tersebut akan memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan tersebut.

"Bila setelah diimbau besoknya masih seperti itu, timbul lagi di Qlue, berarti dia kan enggak mindahin (memindahkan mobil)," ujar Andri.

Mobil yang parkir liar tersebut nantinya akan diderek Dinas Perhubungan. Mobil-mobil yang diderek tersebut akan ditampung di suku dinas masing-masing wilayah, kantor wali kota, kantor atau kecamatan. Andri menjamin tempat-tempat tersebut bisa menampung kendaraan yang diderek.

"Kami akan berkoordinasi dengan wilayah, wali kota, atau kecamatan. Kebetulan sudah ada tenaga kami di kecamatan," tutur Andri.

Sumber : tempo
BERITA LAINNYA
  • Skytrain Solusi Macet Bandara Soetta

    MEGAPOLITAN | 26 September 2017 17:03 WIBKini para pelancong akan kian dimudahkan dengan keberadaan Skytrain yang menghubungkan ketiga terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Layanan transportasi skytrain pertama di Indonesia
  • Lawan Dortmund, Toni Kroos Masuk Skuad Inti Real Madrid

    OLAHRAGA | 26 September 2017 16:54 WIBGelanda asal Jerman, Toni Kroos telah kembali masuk skuad inti Real Madrid setelah sembuh dari cedera rusuk. Kross mengalami cedera saat timnya menang melawan Alaves dengan skor 2-1 dan saat ini
  • Kisah Anak Tukang Las yang Sekolah di China

    SOSOK / TOKOH | 26 September 2017 16:10 WIBRama Aldi Sanjaya merupakan seorang mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya yang mengikuti program student mobility di Nantong Vocational University. Rama menceritakan seputar ayahnya