FRONTROLL.COM
Kamis | 14 September 2017 17:23:47 WIB

MEGAPOLITAN

Dishub Temukan Ada Mobil Parkir Liar Bertahun-tahun di Perumahan

Redy Budiman - frontroll.co.id
Dishub Temukan Ada Mobil Parkir Liar Bertahun-tahun di Perumahan
frontroll.co.id,- Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah memperoleh laporan bahwa ada mobil yang parkir liar selama hampir lima tahun di sebuah perumahan. Untuk menertibkan parkir liar ini, Dinas Perhubungan terus-menerus menderek mobil yang parkir sembarangan karena tidak memiliki garasi.

Penderekan mobil tersebut dilakukan bahkan hingga ke perumahan, bukan hanya jalan protokol. Menurut Andri, penertiban dilakukan setelah mendapatkan laporan dari aplikasi Qlue. Ada mobil yang setelah dilaporkan lewat Qlue justru masih melakukan kesalahan yang sama. "Karena ternyata penyimpanan mobil itu bukan hanya sehari-dua hari, ternyata sudah hampir lima tahun," ujar Andri, Selasa, 12 September 2017.

Hal tersebut, kata Andri, tidak bisa dibiarkan karena mengganggu pemilik rumah yang jalanan depan rumahnya dijadikan tempat parkir. Apalagi, kata Andri, mobil tersebut tidak diketahui siapa pemiliknya. Andri menuturkan kasus tersebut ia temukan di perumahan yang berada di Tebet, Jakarta Selatan.  "Kalau seumpama enggak tahu, ngapain kami imbau-imbau lagi. Kami akan koordinasi dengan RT/RW di situ," tutur Andri.

Apabila mobil tersebut diketahui pemiliknya, Andri mengatakan pihaknya akan memberikan peringatan agar tidak parkir sembarangan lagi. Menurut Andri, untuk penertiban di permukiman, pertama, penindakannya dilakukan apabila ada pengaduan.

Kedua, apabila ada pengaduan, Dishub DKI akan berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk mencari pemilik mobil parkir liar tersebut. Ketiga, Dishub akan memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan tersebut. Apabila diabaikan, mobil tersebut akan diderek Dishub.

baca juga : Begini Cara Dishub DKI Derek Mobil yang Parkir Liar di Perumahan

Mobil parkir liar yang diderek tersebut akan ditampung di suku dinas masing-masing wilayah, kantor wali kota, atau kantor kecamatan. Andri menjamin tempat-tempat tersebut bisa menampung kendaraan yang diderek Dishub.

"Kan, dia enggak setiap hari (disimpan di Dishub). Pasti dia langsung ambil (mobilnya). Kalau seumpama dia semakin lama simpan di situ, semakin mahal (dendanya)," ujar Andri.

sumber : tempo 
BERITA LAINNYA