Connect with us
займ на карту онлайн кредит онлайн

Formula 1

Hamilton Menggila di Markas Mercedes, Vettel Tersingkir

Hamilton Menggila di Markas Mercedes, Vettel Tersingkir

Lewis Hamilton berjaya di kandang Mercedes setelah bangkit dari posisi start ke-14 pada balapan Formula 1 GP Jerman. Sebastian Vettel tersingkir di tengah-tengah drama hujan.

Kondisi hujan rintik, kemudian mengering, kemudian hujan turun deras, dan akhirnya mengering lagi sudah cukup untuk membuat balapan GP Jerman di Hockenheim menjadi kacau.

Kecelakaan dramatis yang dialami pemimpin balapan, Sebastian Vettel, di tengah-tengah cuaca yang berubah memicu turunnya Safety Car. Hal tersebut membuka kesempatan untuk rival terberatnya, Lewis Hamilton, menyodok ke posisi terdepan dan akhirnya merebut kemenangannya yang ke-44 sejak memakai nomor balap #44 di Formula 1.

Bottas sempat mengancam Hamilton tapi akhirnya diberi instruksi untuk tetap bertahan di posisinya dan finis kedua untuk melengkapi hasil Mercedes 1-2. Raikkonen menyelesaikan balapan di urutan ketiga.

Tidak ada insiden berarti selepas start, dan Vettel langsung membangun jarak keunggulan sebesar dua detik di depan Bottas setelah tiga lap.

Sementara Hamilton yang start dari posisi ke-14 menyalip tiga mobil untuk naik ke posisi ke-11 dan terus berjuang merangsek ke rombongan depan.

Awan mendung mewarnai langit di atas Hockenheim dan Raikkonen melaporkan ada tetesan air membasahi helmnya, namun trek masih terlihat kering.

Terus menyalip satu per satu mobil, Hamilton akhirnya melaju di posisi kelima setelah melesat ke depan pembalap Haas, Kevin Magnussen, pada lap ke-15. Adapun Raikkonen melakukan pit stop tapi sedikit terhambat saat beralih ke ban soft. Pembalap Finlandia itu muncul di depan Hamilton setelah keluar dari pit lane.

Laju Vettel mulai keteteran dibandingkan Raikkonen pada penghujung stint pertamanya. Ia juga terlihat melakukan penguncian ban saat mengerem. Ketika pembalap tuan rumah itu menyelesaikan pit stop pada lap ke-26, ia justru keluar di belakang Raikkonen.

Selang tiga lap kemudian, giliran Bottas yang masuk ke pit untuk beralih ke soft, dan bergabung ke lintasan di belakang rekan setimnya yang belum melakukan pit stop.

Pada lap yang sama, Ricciardo terpaksa mengakhiri balapannya lebih dini karena masalah mekanis. “Kehilangan tenaga, kehilangan tenaga!” panik Ricciardo di radio tim. Padahal pembalap Australia itu baru saja melakukan pergantian komponen mesin pada Jumat.

Pertengahan balapan, Raikkonen memimpin kurang dari satu detik di depan rekan setimnya. Dan hal tersebut membuat kesal Vettel yang merasa terhambat. “Ini konyol, saya kehilangan waktu,” kesal Vettel yang juga dikejar Hamilton di belakangnya.

Ferrari akhirnya mengeluarkan kode kepada Raikkonen untuk “menjaga bannya dan jangan menghambat Vettel”. Raikkonen kemudian membalas: “Katakan saja apa yang sebenarnya kalian inginkan?”. Tidak lama setelah transmisi radio itu, Vettel mendahului Raikkonen dengan mudah di hairpin Tikungan 6 pada lap ke-39.

Setelah menempuh 42 lap dengan ban yang sama, Hamilton akhirnya menanggalkan ban soft yang ia pakai sejak start dan beralih ke kompon terlunak, ultrasoft.

Tapi hujan akhirnya turun tiga lap kemudian meski masih berupa rintik-rintik dan terfokus di Tikungan 6. Leclerc dan Alonso melakukan perjudian dengan masuk ke pit untuk memasang kompon intermediate. Gasly bahkan memakai kompon basah berwarna biru. Sementara Verstappen menjadi pembalap unggulan pertama yang berganti ke kompon untuk hujan.

“Intensitas hujan menurun,” lapor Ferrari kepada Vettel. Di saat yang sama Gasly kesulitan mengendalikan mobilnya dengan kompon basah di saat lintasan masih kering dan panas. Ia melebar di Tikungan 12 dan langsung masuk ke pit untuk kembali ke kompon kering, hal yang sama juga dilakukan Leclerc, Alonso, dan Verstappen.

Tapi secara tidak terduga kondisi cuaca kembali berubah. Kini hujan mulai merata, dan balapan mulai menjadi kacau. Banyak pembalap melintir dan puncak drama akhirnya terjadi ketika Vettel mengalami kecelakaan pada lap ke-51.

Ia mengunci bannya saat mengerem, melebar, dan tidak bisa menghentikan mobilnya sebelum menabrak dinding pembatas di luar Tikungan 12. Vettel tampak frustasi dan memukul setir mobilnya berkali-kali. “**** maaf kawan, maaf kawan,” ucap Vettel yang terdengar sedih.

Safety Car diterjunkan untuk mengevakuasi mobil Vettel. Bottas dan Raikkonen masuk ke pit untuk memasang kompon ultrasoft yang baru. Sementara Hamilton bertahan di trek tapi itu lebih disebabkan oleh kebingungan menjelang pintu masuk pit lane. Tapi karena tidak melakukan pit, Hamilton menjadi pemimpin baru balapan.

Balapan kembali dilanjutkan dengan sisa 10 lap. Bottas langsung menyerang Hamilton dan sempat bersampingan menuju hairpin. Tapi posisi keduanya tidak berubah setelah Mercedes menyuruh Bottas untuk berhenti menekan rekan setimnya tersebut.

Hasilnya Hamilton mulai melenggang di depan dan keluar dari ancaman DRS Bottas. Meski ancaman hujan kembali terdengar, balapan tetap berlangsung kering dan Hamilton melintasi garis finis di urutan pertama, unggul 4,5 detik di depan Bottas, dan kemudian Raikkonen.

Dengan hasil ini, Hamilton juga mengambil alih pimpinan di klasemen, dengan torehan 17 poin lebih banyak dari Vettel.

 

Verstappen yang sempat terlibat dalam perjudian di awal-awal turunnya hujan, menyelesaikan balapan di urutan keempat dengan kompon kering. Di belakangnya ada Nico Hulkenberg yang menjadi pembalap Jerman terbaik pada balapan hari ini di peringkat kelima.

Romain Grosjean sempat bertarung sengit di papan tengah tapi akhirnya bisa finis keenam, di depan duo Force India, Sergio Perez dan Esteban Ocon. Marcus Ericsson dan Brendon Hartley menempati dua posisi terakhir yang berhak mendapatkan poin, masing-masing di urutan kesembilan dan kesepuluh.

 

Verstappen yang sempat terlibat dalam perjudian di awal-awal turunnya hujan, menyelesaikan balapan di urutan keempat dengan kompon kering. Di belakangnya ada Nico Hulkenberg yang menjadi pembalap Jerman terbaik pada balapan hari ini di peringkat kelima.

Romain Grosjean sempat bertarung sengit di papan tengah tapi akhirnya bisa finis keenam, di depan duo Force India, Sergio Perez dan Esteban Ocon. Marcus Ericsson dan Brendon Hartley menempati dua posisi terakhir yang berhak mendapatkan poin, masing-masing di urutan kesembilan dan kesepuluh.

Hasil balapan GP Jerman:

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Formula 1