Connect with us
займ на карту онлайн кредит онлайн

Moto GP

Rossi: Posisi ke-2 Klasemen Bagus, Tapi Elektronik Masih Jadi Kendala Yamaha

Rossi: Posisi ke-2 Klasemen Bagus, Tapi Elektronik Masih Jadi Kendala Yamaha

Valentino Rossi percaya masalah elektronik yang melanda Yamaha tak ubahnya sebuah ujian yang dapat mengukur ambisi timnya untuk bangkit.

Sejak kemenangan di Assen 2017, Yamaha telah menjalani 21 balapan tanpa podium tertinggi. Jika gagal menang lagi di Inggris, pabrikan Jepang itu akan menyamai rekor terburuk mereka di Grand Prix, melengkapi performa YZR-M1 yang kedodoran saat ini.

Rossi telah berulang kali menyatakan bahwa sisi elektronik menjadi titik lemah YZR-M1 selama lebih dari tahun terakhir. Namun, skuat Iwata baru-baru ini bereaksi dengan merekrut mantan engineer elektronik Ducati, Michael Gadda, pernah menjabat sebagai teknisi Yamaha World Superbike.

“Ini sangat membuat frustrasi pada akhir musim jika kami tak membaik. Bagi kami, penting untuk mengetahui sejauh mana ambisi Yamaha untuk kembali menang,” ujarnya dalam wawancara dengan MotoGP.com.

“Jika Yamaha mengerahkan seluruh potensinya, kami bisa memutar balik keadaan. Saya rasa kami bisa bertarung untuk kemenangan dengan motor yang lebih kompetitif,” imbuh sembilan kali juara dunia itu.

Rossi masih menghuni peringkat kedua klasemen sementara, tertinggal 59 poin atas Marc Marquez. Namun ia terancam duo Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, yang tampil garang dengan kemenangan pada dua balapan terakhir.

Selama lima balapan terakhir, Lorenzo setidaknya telah memangkas 19 poin, membuat jarak The Doctor dengan X-Fuera menjadi hanya 12 poin.

“Saat ini saya berada di posisi kedua klasemen sementara, dan ini adalah posisi bagus. Tapi masalahnya saya tidak cukup kencang, jadi sulit untuk bertahan di sana,” tandas pembalap Italia itu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Moto GP